Wednesday, May 28, 2008

Link ke koran online

Daripada berlangganan koran sampai beberapa harian, jauh lebih hemat berlangganan koran online. Saat ini koran online sudah marak. Bahkan hampir seluruh koran nasional dan daerah sudah menyediakan versi onlinenya. Jelas ini bisa potensial mengurangi oplah koran cetak. Lantas apakah pihak penerbit rugi dalam hal ini? Ternyata tidak sepenuhnya benar. Sebab jika penerbit hanya mengandalkan versi cetak sedangkan koran juga harus bersaing dengan media lain seperti TV dan radio maka berita koran akan ketinggalan. Di dunia informasi serba cepat, penyampaian berita seketika model liputan langsung sudah bukan hal yang sulit. Begitu ada kejadian penting media TV berusaha menampilkan liputan langsung misalnya dengan acara Breaking News. Sementara koran tentu harus melewatkan kejadian hari ini karena hanya bisa cetak untuk terbit besok. Berita koran selalu ketinggalan berita sehari menjadi titik lemah dari koran cetak.

Beberapa koran kemudian mengantisipasinya dengan terbit sore hari. Kejadian pagi sampai siang dapat diliput kemudian disajikan fresh pada sore hari. Maksudnya jelas menyediakan secepat mungkin berita aktual pada hari yang sama. Sayangnya tetap saja ada kelemahan. Yaitu biasanya pada sore hari sudah tidak memungkinkan pengambilan keputusan perusahaan. Jam kerja sudah mendekati akhir sehingga tetap saja mengadakan rapat jadi repot.

Solusi untuk menyediakan informasi terkini adalah dengan internet. Asal asa sambingan internet, media online ini siap diakses kapanpun dan dari manapun. Berita bisa diposting hampir tanpa jeda dari kejadian sesungguhnya, sehingga informasi terjaga aktual setiap saat. Detik.com misalnya adalah media informasi online yang dari namanya saja sudah bernuansa kecepatan penyajian berita dari detik ke detik. Inilah alasan utama mengapa penerbit koran cetak juga membuat versi onlinenya.

Entoh para pembaca tetap membutuhkan versi cetak yang lebih nyaman dibaca dari pada membaca lewat monitor komputer. Pangsa pasar versi cetak dan versi online tidak persis berhimpitan. Jadi menyediakan kedua jenis informasi ini tidak lantas saling 'membunuh'. Mereka justru menjadi komplemen saling melengkapi dan mengisi kekurangan masing-masing. Dalam hal ini masyarakat menjadi diuntungkan karena adanya berbagai pilihan media. Sedangkan pihak koran tetap mendapat keuntungan karena berita terbaru membuat banyak pemasang iklan tertarik menggunakan media baik pada versi cetak maupun online.

Koran online dan media berita onlie yang menarik untuk dikunjungi setiap hari:

Ke Solopos
Ke
Ke Media Indonesia
Ke Detik.com

Kita juga bisa berkunjung ke TV Online:
Ke
Ke
Ke

Atau juga bisa dengar radio online:
Ke Radio Tarbiyah (MQ Live From Tokyo)
atau ke Radio Tarbiyah

[+/-] Selengkapnya...

Situs Assalaam Bunglon?


Situs resmi Assalaaam yang beralamat di www.assalaam.or.id berisi tentang informasi terkini Assalaam. Situs ini sudah menjadi rujukan utama bagi masyarakat luas yang ingin mendapat informasi aktual lewat internet.

Sayangnya pengelola situs ini sering merubah tampilan. Seperti bunglon yang bisa berubah warna sesuai dengan keadaan mood dan lingkungan. Kesemangatan dan keuletan ditambah unsur pingin coba-coba membuat tampilan situs Assalaam menjadi bahan eksplorasi percobaan dan eksploitasi fitur. Hasilnya tentu sesuai selera pengelola. Yang sayangnya tidak semua pengunjung menjadi nyaman dibuatnya. Karena sering berubah-ubah tampilan itu membuat kesan situs yang harusnya resmi dan berwibawa menjadi cair dan berkurang kredibilitasnya. Ingat salah satu kunci informasi yang diandalkan adalah informasi yang kredibilitasnya terjamin. Dan kevalidan berita atau informasi siringkali ditunjukkan atau dipersepsikan dengan tidak mengganti baju.

Silakan sering-sering berkunjung ke situs resmiPPMI Assalaam . Siapa tahu sudah berganti baju lagi.

[+/-] Selengkapnya...

Tuesday, April 29, 2008

Blog untuk Pendidikan, Bisakah Kita?


"Budaya ngeblog adalah
budaya
baca dan menulis
dalam skala massal.

Sebuah budaya yang dilakukan bangsa-bangsa maju dan civilized."

Fatih Syuhud


Baru saja saya diminta menjadi pembimbing 3 santri SMA yg akan membuat karya ilmiah untuk ikut sebuah lomba. Temanya tentang pemanfaatan blog untuk pendidikan. Tema yg menarik tetapi menyimpan tantangan yg tidak ringan. Ada beberapa poin masalah yg menghadang:
  1. Belum membudayanya pemanfaatan literasi internet untuk pendidikan di kalangan pelajar. Akses internet masih mahal untuk kantong pelajar SMA.
  2. Masih minimnya blog yg dibuat khusus untuk pendidikan.
  3. Sangat jarang menjumpai pelajar khususnya santri punya blog apalagi jika dimanfaatkan untuk pendidikan.
  4. Sang peneliti bukanlah seorang blogger. Jadi pengetahuannya tentang blogosphere belum banyak.
  5. Blog sebenarnya dibangun di atas tiga budaya dasar: Reading, Writting dan Posting. Ketiganya butuh kerja keras untuk menjadi budaya internal pelajar atau santri.
  6. Masih membudayanya nama alias di dunia internet di kalangan pelajar. Identitas palsu digunakan baik di email, friendster dan blog. Ini membuat karya tulisan di internet diabaikan karena rendahnya otoritas nara sumber. Di dunia ilmiah pendidikan ini jelas tidak menarik.

Menulis membuat kita mengaktifkan otak kita dalam berfikir kreatif (otak kanan) maupun logis sekuensial (otak kiri). Ini yg membuat DR Stephen D Krashen menyimpulkan bahwa dengan menulis kita bisa semakin cerdas.
Jadi Keep writting...!

Menurut Hernowo syarat bisa menulis dengan enak dan berbobot adalah banyak membaca. Membaca materi mestinya beragam dan berbobot atau menurut Hernowo 'bergizi tinggi'. Kalau di kepala tidak ada isinya bagaimana mungkin bisa mengeluarkan tulisan berisi.
Jadi Keep reading...!

Berkaitan dengan Blog maka seseorang baru akan 'diakui' pendapatnya tentang blog jika ia seorang blogger. Bahkan seorang Roy Suryo, yg dikenal pakar telematika, dianggap musuh para blogger karena tanggapan Roy yg skeptis terhadap blog. Segala pendapatnya tentang Blog di mata komunitas Blogger tidak 'dianggap' apa-apa. Untuk membuat blog yg baik tentu harus lewat pengalaman (blogging) dan sering membaca blog bermutu (blogwalking).
Jadi Keep Blogging...!

Terus baca. Terus tulis. Terus posting tulisanmu.



[+/-] Selengkapnya...

Sunday, April 20, 2008

Salah Muat Foto



Pada hari Senin 21 April yg diperingati sebagai Hari Kartini saya mendapatkan artikel yg 'menggigit' di Solopos versi cetak yg online di www.solopos.or.id (versi cetak kok online ya??). Isinya tentang HTR yang menggugat peran Kartini yg sesungguhnya tidak lebih hebat dari pengorbanan Cut Nya Dien atau Cut Muetia yg jelas-jelas berdarah-darah berjuang angkat senjata. Namun Kartini diakui sebagai pejuang emansipasi wanita karena Beliau MENULIS. Tulisan ibu Kartni yg berupa surat-surat bisa berefek luas, lintas wilayah dan lintas generasi. Sayangnya setelah membaca artikel ini saya menjumpai salah muat foto. Foto yang seharusnya berupa pameran mobil konsep tetapi gambarnya malah pelantikan pejabat. (lihat samping)

Beberapa hari lalu saya juga mendapati ralat salah muat foto di koran Solopos. Saya mengenali foto Prof DR Winarno Surakhmat yg terpampang karena saya hadir pada seminar nasional beliau di Graha Tirta. Kalau salah muat di koran memang ralatnya terpaksa harus menunggu cetak berikutnya. Berbeda kasusnya jika kesalahan foto pada media online seperti di atas.

Salah satu yg merupakan kekuatan media online dibandingkan majalah atau koran adalah kecepatan memproduksi berita namun tak jarang muncul salah berita atau salah foto. Keakuratan media online dapat dikoreksi dengan cermat oleh pembaca. Kadang pada media yg terlanjur memuat berita yg tidak valid atau menimbulkan masalah maka media online bisa langsung mengkoreksi. Masalahnya adalah kesalahan seperti ini bisa berlangsung tanpa media tersebut minta maaf. Media online bisa mengkoreksi berita dan berita lama yg salah langsung dihilangkan. Kesalahan pada berita lama terhapus tidak bisa dijadikan bukti jika seandainya ingin digugat. Kecualai ada yg dengan sengaja memprin screen tayangan online yg keliru. Saya berharap Undang-undang ITE bisa digunakan sebagai dasar hukum untuk permasalahan seperti ini.

[+/-] Selengkapnya...

Sunday, March 9, 2008

Teknologi Informasi dan Komunikasi di Pesantren



Beberapa waktu yang baru lewat penulis diminta menjadi anggota team penerima bantuan lab komputer dari Diknas untuk SMK Assalaam. Maka pertama-tama saya sampaikan selamat atas dibangunnya Lab Komputer baru di SMK Assalaam: Lab Jaringan dan Lab Grafis. Ini menunjukkan bahwa SMK Assalaam benar-benar serius untuk menyediakan media pembelajaran bagi santri-santrinya. Ini semakin menegaskan komitmen Assalaam akan pentingnya penyedian teknologi informasi di pesantren. Ini penting karena masih ada tamu yang keheranan karena melihat seorang ustadz Assalaam menenteng laptop ke kelas. Saat dijelaskan bahwa SMA Assalaam bahkan menyediakan angsuran laptop bagi para Ustadznya maka ia semakin tercengang. Dan semakin tercengang-cengang ketika diajak meninjau ke kelas SMK Assalaam yang para santriwatinya membawa laptop di kelas. Di benaknya selama ini mungkin hanya terlintas Assalaam seperti pesantren ‘biasa’ sehingga apa perlunya Ustadz membawa laptop? Bukankah pesantren kental dengan anggapan hanya mengajarkan ilmu-ilmu arab dan ketinggalan di bidang teknologi?

Memang bagi orang awam, komputer di pesantren adalah suatu keanehan. Sesuatu yang jarang terjadi. Tapi tidak bagi mereka yang telah berpikir maju. Dunia saat ini terus berubah dengan sangat cepat. Khususnya perkembangan teknologi informasi dan Komunikasi atau TIK. Bukan suatu keanehan jika Assalaam membuka SMK bidang keahlian komputer dan jaringan, menyediakan akses internet pada semua lab komputer, bahkan menggunakan teknologi Hotspot untuk meluaskan jaringan LAN di lingkungan kampus. Tukul Arwana saja pake laptop untuk bisa menjadi pembawa acara paling terkenal dan paling mahal di TV. Laptop bukan barang ‘mewah’ lagi di era informasi ini. Ini pula yang menjadi alasan anggota Dewan Perwakilan Rakyat berani minta tambahan anggaran laptop sebagai sarana penunjang kerja dewan.

Sejatinya TIK adalah teknologi yang menggunakan sinyal listrik arus lemah untuk penyaluran isyarat (informasi), baik searah maupun dua arah (komunikasi). Sinyal ini dioleh oleh komputer ditransmisikan lewat kabel juga lewat gelombang elektromagnetik melalui pemancar dan satelit. Sedang teknologi komunikasi diasosiasikan dengan telepon, radio dan televisi. Internet masuk dalam keduanya, karena dapat menyalurkan informasi maupun digunakan untuk komunikasi. Internet adalah konvergensi semua teknologi informasi dan komunikasi. Apalagi pada bentuknya yang sekarang, ketika internet dapat diakses oleh telepon genggam dengan fasilitas 3G. (Fahmi Anhar, 2006)

Revolusi informasi global telah berhasil menyatukan kemampuan komputasi, televisi, radio dan telefoni secara terintegrasi. Hal ini juga merupakan hasil dari suatu kombinasi revolusi dibidang komputer personal, transmisi data dan kompresi, lebar pita (bandwidth), teknologi penyimpanan data (data storage) dan penyampai data (access), integrasi multimedia dan jaringan komputer. Konvergensi dari revolusi teknologi tersebut telah menyatukan berbagai media, yaitu suara (voice, audio), video, citra (image) grafik dan teks. (Adisasono, 2000)

Dengan TIK maka informasi dapat disimpan secara digital. Informasi digital memiliki fleksibilitas dalam mengakses dan dalam pemanfaatannya. Komputer juga menyediakan begitu banyak kemudahan dalam mengelola informasi dalam arti menyimpan, mengambil kembali dan pemutahiran informasi. Penggunaan komputer tidak hanya sebatas membantu administrasi tetapi juga menjadi sumber belajar yang sangat luas.

Keadaan ini berdampak besar pada perkembangan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi di sekolah. Perkembangan dunia komputer khususnya internet dan media informasi global memaksa semua institusi pendidikan untuk sadar bahwa pengaruh global sudah dan akan terus semakin nyata mengimbas kepada seluruh aspek kehidupan. Keadaan ini sejalan dengan era informasi, era keterbukaan, era demokratisasi, deregulasi dan desentraralisasi. Di dunia pemerintahan ada desentralisasi kekuasaan. Pejabat pemerintahan dari Presiden, Gubernur sampai Lurah kini dipilih langsung dan bukan ditunjuk atasan. Di dunia pendidikan ada KTSP (Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan), yang merupakan desentralisasi kurikulum pendidikan nasional. Kurikulum sekolah kini telah memuat penggunaan internet sebagai media pembelajaran. Sayangnya tingkat melek TIK dan akses TIK di Indonesia masih belum merata, sekalipun di Indonesia kini ada 70 juta pengguna ponsel. TIK lebih sering digunakan untuk mencari hiburan. Dan apalagi yang dicari jika tujuannya hiburan? Yang paling heboh: pornografi!

Sebenarnya Polisi tak jemu-jemu merazia VCD Porno dan CD bajakan. Namun kemudahan yang ditawarkan teknologi tidak mampu dibendung seratus persen. Bagaimana VCD player telah menyebarkan adegan porno ke rumah-rumah keseluruh pelosok? Karena mudahnya mendapatkan video porno dan mudahnya menggandakan VCD. Dengan komputer standar berCDRW seseorang mampu menggandakan CD apapun dengan biaya tak lebih dari 3000 rupiah. Bagaimana warnet atau warung internet telah menjadi sarang pornografi yang tumbuh subur di sekeliling kampus atau sekolah? Karena di Indonesia tidak ada regulasi yang memfilter adult content di dunia internet. Bagaimana HP telah menjadi alat perekam pamer aurat dan tindakan amoral pelajar? Karena HP standar terbaru dilengkapi dengan kamera digital dan akses jaringan internet memanfaatkan layanan GSM atau 3G. Sehingga seorang pelajar tanpa pengetahuan tinggi tentang internet dapat dengan mudah merekam diri sendiri lalu memposting adegan asusila tersebut kapanpun lewat jaringan internet pada HP. Beberapa artis yang pingin cepat terkenal kadang menggunakan jalur sesat ini.

Dibutuhkannya tanggung jawab moral yang besar kepada setiap pengguna teknologi komunikasi dan informasi. Karena selain menawarkan kemudahan teknologi informasi juga membawa dampak negatif yang luar biasa jika tidak diantisipasi. Terlebih jika pemanfaatannya itu tidak didasari nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan, etika, estetika dan kearifan para pemakainya.
Bagi Pesantren Assalaam yang berkomitmen untuk modern maka penggunaan teknologi terkini menjadi hal wajib dan tidak boleh ketinggalan. Terutama jika memang berdampak positif pada pendidikan santri-santrinya. Untuk mengejar kemajuan dunia iptek Assalaam harus belajar secara cepat dengan menggunakan alternatif yang saat ini ada. Dan alternatif ini ada pada komputer dan internet.

Dengan memanfaatkan internet untuk e-learning maka para santri tak perlu mengeluhkan kurangnya buku di perpustakaan mereka, karena semua bisa didapat di internet. Isi situs ensiklopedia seperti en.wikipedia.org malah praktis tumbuh dan diupdate tiap hari. Santri juga dapat melihat jurnal, perpustakaan bahkan database paten dari mana saja (misalnya di www.uspto.gov – kantor paten Amerika). Namun demikian Assalaam tidak gegabah dalam menyediakan akses internet. Butuh sikap selektif dan kehati-hatian.

Mengapa sikap selektif masih dipertahankan? Karena kita tidak boleh latah pokoknya asal modern maka harus dipakai. Assalaam masih memberlakukan anti handphone bagi santri. Bukan karena anti kemodernan, tapi kemungkinan penyalahgunaan penggunaan HP jauh lebih besar daripada kemanfaatannya. HP lebih sering dipakai untuk SMS cinta dan main game. Ini pula yang membuat radiotape, walkman dan TV dilarang dimiliki santri sampai sekarang. Assalaam hanya membolehkan santri mendengarkan radio dan menonton TV pada kesempatan tertentu dan siaran tertentu. Menyediakan layanan wartel untuk komunikasi sebagai ganti pelarangan HP. Memasang perangkat soundsystem yang dapat memperdengarkan nasyid dilingkungan asrama yang distel asatidz dari kantor kesantrian. Assalaam juga menyediakan sambungan internet di lab komputer dengan content filter pada router servernya.

Jadi secara teknis sebenarnya arus pornografi di internet ini bisa difilter. Apalagi jika para santri lebih dipacu untuk mengakses situs berita dan informasi atau situs-situs komunitas Islam yang bersifat interaktif seperti situs MyQuran. Strategi lain adalah dengan menekankan santri untuk mengakses situs Islami yang memang membidik segmen remaja seperti: www.studia-online.com, www.islamuda.com, dan www.muslimuda.com. Juga webblog Islami: www.famhar.multiply.com (teknologi dan dakwah), www.konsultasi.wordpress.com (konsultasi agama), dan www.fervorspirit.blogspot.com (motivasi hidup). Baca juga artikel lain tentang peran Blogger Assalaam.

Pemanfaatan TIK di Assalaam juga untuk membuat Perpustakaan Digital. Tidak seperti lazimnya perpustakaan yang menampung bertumpuk-tumpuk buku (kertas) seperti yang selama ini kita kenal, Digital Library sangat berbeda. Ia menampung sumber-sumber ilmu pengetahuan itu dalam format digital, misalnya ebook. Bentuknya bisa bermacam-macam, bisa berupa website bisa juga berupa CD. Salah satu contohnya adalah CD Digital Journal Al Manar yang diproduksi oleh Digital Library Project Community, Fisipol UGM. Berbagai software Islami juga disediakan seperti: The Holy Qur’an Program (Al Quran dan terjemahnya), Hadith Encyclopedia (kumpulan sembilan kitab hadits, yang memuat 62.000 hadits, setara dengan 25.000 halaman buku yang lengkap dengan penjelasannya), Masjid 2000: Ensiklopedi Masjid Se-Indonesia, Shollu dan Prayer Time (jadwal sholat dan penyuara adzan), Mawaqit Shalah (pengingat waktu sholat), Hijri (penunjuk tanggal hijriyah), dan masih banyak lagi.

Saat ini film juga efektif untuk sarana pendidikan Islam. Telah muncul film-film pengetahuan yang bersudut pandang Islami, misalnya film-film produksi Harun Yahya (OKUR Production), An Nahda Production, Media Islam Gemilang (MIG), dan El Moesa Production. Tersedia pula koleksi film perjuangan mujahidin di berbagai penjuru dunia seperti produksi Khilafah Publications serta NCR Production. Dengan sudut pandang umat Islam maka film jenis ini dapat mengcounter film barat yang lebih sering bernada miring jika menyangkut umat Islam. (Farid Ma’ruf, 2007).

Pendidikan pesantren modern tidak boleh mengkesampingkan pendidikan teknologi. Terutama dalam menumbuhkan Islamic technological-attitude (sikap benar berteknologi secara Islami) dan technological-quotient (kecerdasan berteknologi) sehingga santri memiliki motivasi, inisiatif dan kreativitas untuk melek teknologi. Suatu saat mereka diharapkan mampu merebut teknologi, dan mengembangkan teknologi dengan nilai-nilai kepesantrenan yang kental. Untuk itulah pendidikan semacam SMK didirikan di pesantren. Suatu usaha untuk mencetak tenaga profesional bidang IT tetapi berakhlaq santri.

[+/-] Selengkapnya...

Sunday, January 27, 2008

Biaya Pendaftaran Santri Baru

SIPENWARU PPMI Assalaam 2008

No.Jenis PembayaranJumlah
1. Formulir Pendaftaran Rp. 250.000,-
2. Syahriah bulan Juli 2008 Rp. 750.000,-
3. Uang Ujian Smester I dan II Rp. 275.000,-
4. Uang Buku (1 tahun) Rp. 650.000,-
5. Iuran MPP Rp. 50.000,-
6. Ta’atuf dan Orientasi Santri Rp. 75.000,-
7. Paket Fasilitas Kamar Rp. 250.000,-
8. Paket Seragam Rp. 350.000,-
9. Dana Jaminan Kesehatan Rp. 240.000,-
10. Uang Pangkal Rp. 4.000.000,-
11. Infaq Pengembangan


[+/-] Selengkapnya...

Wednesday, January 23, 2008

Blogger Assalaam: Meretas eksistensi di dunia cyber

AssalaamHurufKhas
Situs dunia pendidikan

Dunia pendidikan tanah air telah diramaikan dengan internet. Berbagai instansi pemerintah maupun swasta telah ikut pula berpartisipasi. PT Telkom membantu jaringan internet sampai ke sekolah-sekolah di pelosok. Diknas sendiri mencanangkan Jardiknas, Jaringan Pendidikan Nasional yang berbasis internet yang dipromosikan dengan iklan unik di TV. Disamping telah ada situs-situs pembelajaran dan pendidikan seperti e-dukasi.net, edu-articles.com, pendidikan.net, tofi.or.id dan masih banyak lagi. Bukan hanya situs perguruan tinggi namun kini telah banyak institusi sekolah bahkan pesantren berusaha eksis di dunia maya dengan membuka situs di internet.

Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam sudah lama membuka situs resmi dengan alamat www.assalaam.or.id sejak tahun 2003 dengan menggunakan ISP Solonet. Pernah pula mencoba memprogramkan pengajian online AA Gym langsung dari Darut Tauhid Bandung bekerja sama dengan ISP DokarIndo Surakarta dengan mendirikan tower waveline di depan masjid Assalaam. Sampai saat ini situs Assalaam telah menjadi sumber informasi akurat dan uptodate yang dapat diakses kapan saja dan dari mana saja asal ada jaringan internet. Di samping situs resmi kini bermunculan berpuluh-puluh situs pribadi dari kalangan warga Assalaam. Ini dimungkinkan karena muncul dan berkembangnya layanan Blog gratis di internet.

Era Blog

Sebuah web log atau Weblog yang disingkat Blog, adalah sebuah aplikasi web yang memuat secara periodik tulisan-tulisan (posting) pada sebuah webpage di internet. Posting-posting tersebut dimuat dalam urutan tanggal posting sehingga merupakan jurnal tulisan yang uptodate dari pemilik blog atau sering disebut blogger. Berbeda dengan situs berita koran online atau situs perusahaan yang dimiliki badan usaha tertentu, isi blog sangat tergantung dengan blogger pemiliknya sehingga tercipta masyarakat blogger pemproduksi informasi yang independen.

Semenjak pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com, media Blog telah menjamur dengan keanggotaan mencapai puluhan juta blogger account dan terus berkembang. Berbagai penyedia layanan blog gratis seperti tak pernah surut dengan terus bertambahnya blog baru. Dari penyedia blog terkenal seperti blogspot (blogger), multiply, blogsome, wordpress, 360, blogdrive atau yang berasal dari dalam negeri seperti blog Indosiar. Apalagi dengan dukungan berbagai aplikasi yang bersifat open source semakin mempermudah para blogger newbie membuat tampilan blog yang cantik dengan berbagai asesorisnya.

Berbagai kreasi isi blog

Pondok Assalaam yang menyediakan akses internet baik di kantor maupun lab komputer juga terkena imbas positifnya. Saat ini sudah banyak warga Assalaam tidak hanya punya email tetapi juga mempunyai situs pribadi berupa blog. Bagi komunitas bloger Assalaam fungsi blog bisa sangat beragam. Dari blog sebagai catatan harian di dunia maya, kumpulan berbagai artikel, sampai dengan media publikasi kegiatan kelompok atau sekedar himpunan link dan foto-foto.

Kunjungi saja blog Ust AR Sugeng di www.pakar.blogsome.com yang belatar belakang gambar planet Mars. Pembimbing CASA (Club Astronomi Santri Assalaam) ini mengisi blognya dengan berbagai artikel tentang astronomi. Khususnya artikel yang berkaitan dengan penentuan hilal dengan aplikasi online internet telah menjadi rujukan berbagai pihak dalam penentuan awal Ramadhan. Beberapa teknik praktis menentukan hilal menggunakan software astronomi seperti Starry Night Pro 6 di beberkan dengan gamblang di sini.

Blog Tarbiyah wa Tashfiyyah yang dikelola Ust Budi tak kalah menarik. Trafic kunjungan di blog ini bisa menjacapai ratusan hit perhari. Khususnya saat ada posting berita Dunia Islam terkini yang berisi perkembangan perjuangan para mujahid di berbagai penjuru dunia. Banyak artikel terjemahan langsung maklumat para tokoh mujahid. Tidak hanya gambar pejuang mujahidin dan artikel dunia Islam, blog yang beralamat di www.abahzacky.wordpress.com ini juga menyediakan berbagai materi yang bisa didownload seperti ebook buku baik berbahasa Indonesia maupun berbahasa Arab gratis serta link ke game dan videoclip aksi mencari syahid.

Santri blogger

Beberapa blog buatan para santri juga mulai marak. Meskipun bentuknya masih sederhana tapi isinya tak kalah seru. Ada yang isinya puisi, cerpen dan syair lagu koleksi santriwati yang beralamat di fhafha114.blogspot.com, atau sekedar diary curahan hati di Blog-Q yang beralamat www.isnasdiaries.blogspot.com. Blog DzikirQ dalam Diary yang beralamat di www.akhi-azmi.blogspot.com berisi catatan pengalaman santriwan hacker.

Ada juga cerita pengalaman menarik Muflih Adnan ujian tahfidz Alqur’an 5 juz sebagai syarat lulus syahadah Assalaam. Di Islamic Blog yang beralamat di www.suntree.blogsome santri kelas VI ini menjelaskan pula methode menghafal yang terbukti berhasil ia gunakan. Kunjungi posting halaman blog Big Boss yang beralamat www.boss142.blogspot.com/2007/09/Pengalamanku_06.html maka kita akan dapat membaca pengalaman keseharian saat berorganisasi di OPPPMIA ala Iqbal. Sedangkan blog Capung Biru yang beralamat di www.permenkaret-manis.blogspot.com diposting ulangan TIK membuat tabel dengan tag HTML.

Ada juga blog yang berisi kegiatan kelompok santri seperti Casa yang beralamat di www.blogcasa.wordpress.com yang salah satu artikelnya berjudul 31 DzulHijjah 1428H? Aneh memang jika Arab Saudi menetapkan tanggal hijriyah (berdasar bulan) sampai 31 hari. Kelompok praktikum santri Triple I juga dapat dilihat informasi kegiatan praktikumnya di www.triple-i.blogspot.com. Majalah Warta Assalaam juga memanfaatkan media online dengan memuat artikel-artikelnya di www.assalaam.or.id/warta.

Assalaam blog

Sebagian besar situs blog dikelola oleh seorang penulis tunggal. Namun beberapa asatidz Assalaam aktif mengelola beberapa blog sekaligus. Pertumbuhan pemilik blog di kalangan santri juga sangat dinamis. Karena banyaknya situs ini maka muncul usaha untuk menghimpun berbagai alamat para blogger Assalaam dengan dibuatnya Assalaam Blog yang beralamat di www.pondokassalaam.blogspot.com. Digawangi oleh Ust Aris dan Ade Machnun, selain berisi informasi tentang Assalaam, blog ini memuat tips cara menghias blog dan tutorial HTML sebagai materi belajar santri untuk merambah internet sebagai blogger.

Blog ini juga dimaksudkan untuk eksperiment blog warga Assalaam sehingga bisa dijadikan project pilot bagi pembelajaran santri, blog ini juga difungsikan untuk menghimpun tulisan dari berbagai blog warga Assalaam. Dengan adanya fasilitas berinteraksi maka pengunjung blog dapat dengan bebas memberikan komentar. Komentar ini bisa berupa tanggapan atas isi tulisan atau sekedar absensi pelajaran komputer serta kirim kabar.

Dengan fasilitas link list dan agregasi blog diharapkan situs-situs blog warga Assalaam menjadi saling berkaitan. Lewat jaringan blog ini maka informasi dapat saling terhubung dengan cepat dan tentu terhubung pula silaturahmi di antara para blogger Assalaam. Semakin banyak simpul jaringan informasi tentang Assalaam dari berbagai sudut penulisan akan membuat Assalaam eksis di dunia maya. Saatnya warga Assalaam aktif memproduksi informasi sendiri tidak hanya pasif dibanjiri informasi dari luar.

[+/-] Selengkapnya...